Cara Menggendong Bayi yang Benar Sesuai Usia

Bagikan Info ini ke temanmu

Cara Menggendong Bayi yang Benar Sesuai Usia

Sebagian orang terkadang enggan menggendong bayi, dengan beberapa alasan. Seperti, saat digendong bayi memberontak, terkilir atau bahkan sampai jatuh. Hal itu dikarenakan menggendong bayi pada dasarnya memiliki teknik dan tahapan pada setiap umurnya. Karena itu bagi anda yang memiliki bayi atau hanya ingin menggendong bayinya saja, anda harus menguasai tekniknya, minimal sampai usia bayi 0 – di atas 6 bulan.

Dibawah ini Merupakan Cara Menggendong Bayi PerUsia

Walaupun usia bayi masih berkisar antara 0-2 bulan, , kendala terbesar yang dihadapi kebanyakan ‘ibu baru’ adalah tehnik serta keberanian untuk melakukannya.

Menggendong Bayi yang Benar

Menggendong Bayi yang Benar

Memang perasaan takut ini sangat bisa dimaklumi, mengingat kondisi si kecil yang lemah tak berdaya – namun demikian, karena pentingnya hal ini, berikut Anda bisa mempelajari beberapa poin mendasar untuk cara menggendong bayi hingga usia 2 bulan:

  • Anda harus membangunkan bayi dalam posisi yang terlentang.
  • Tubuh anda harus membungkuk mendekati si bayi.
  • Masukkan tangan kanan atau kiri Anda ke belakang kepala dan lehernya. Pada saat yang bersamaan, masukkan tangan satunya lagi ke bokong, memanjang hingga ke bagian punggung si kecil – diamlah beberapa saat dalam posisi seperti ini, sambil memperbaiki posisi tangan Anda hingga terasa nyaman.
  • Pastikan kedua tangan Anda menyangga seluruh tubuh bayi, terutama bagian lehernya yang masih sangat lemah.
  • Angkat bayi secara perlahan mendekati tubuh Anda.
  • Letakkan kepala bayi pada lipatan siku tangan Anda, dengan tangan lainnya tetap menyangga bokong hingga punggungnya, dan kepala serta leher si kecil juga tetap tersangga dengan baik.
  • Pastikan posisi kepala bayi lebih tinggi dari bokongnya.
  • Dekap ia dengan lembut dan kasih sayang.
  • Jika anda ingin meletakkan sikecil di ranjangnya, anda harus memastikan pegangan anda kuat, dan anda harus memposisikan tangan anda dibelakang tubuh bayi seperti ketika akan mengangkatnya. Condongkan tubuh Anda ke ranjangnya, dan letakkan si kecil secara perlahan. Biarkan kedua tangan Anda terhimpit oleh tubuhnya, dan jangan langsung mencabut tangan Anda. biarkan beberapa saat sehingga si kecil merasa nyaman, baru cabut kedua tangan Anda secara perlahan.

Menggendong Bayi Umur 2 Bulan

Usia 3 bulan

Cara menggendong bayi umur 3 bulan yaitu bungkukkan badan ke arah bayi yang sedang telentang, selipkan satu tangan Anda ke bagian leher untuk menyangga kepala, letakkan tangan di bagian belakang tubuh bayi untuk menopang punggung dan bokongnya.

Kemudian letakkan bagian kepala, leher, dan punggung bayi di lipatan siku tangan kiri/kanan. Sementara telapak tangan yang satunya menopang bokong, kemudian kakinya ditopang lengan. Posisikan bayi berada dekat dengan dada Anda sehingga ia merasa nyaman.

Anda juga bisa mengendong bayi dalam posisi tegak dengan kepala bayi di atas bahu menghadap ke belakang. Sandarkan dada bayi ke dada Anda, topang lehernya dengan satu tangan dan tangan lainnya menopang punggung dan bokong. Di atas satu bulan bisa diposisikan setengah duduk. Satu tangan meyangga bokongnya sementara tangan yang lain memegang dada. Pastikan kepalanya bersandar di dada.

Usia 3-6 bulan

Di usia ini biasanya bayi lebih senang digendong pada posisi duduk menghadap ke depan. Pasalnya, bayi sudah mampu duduk di pangkuan dan tidak betah dibaringkan. Di usia empat bulan, posisi bayi sudah lebih luwes, bisa digendong menghadap ke depan, belakang, atau berhadapan.

Lalu di usia lima bulan, sebaiknya gunakan kain gendongan karena tubuhnya semakin berat. Posisinya bisa didudukkan di pinggang, di depan perut dengan posisi berhadapan, dengan ditopang salah satu lengan. Dengan begitu Anda tetap bisa melakukan aktivitas lebih mudah.

Usia di atas 6 bulan

Bayi tidak terlalu ringkih lagi, tulang dan ototnya semakin kuat sehingga bisa menggendong dengan banyak posisi. Misalnya, didudukkan di depan dada dengan satu tangan menyangga bokong dan tangan lain melingkar di perutnya, posisi duduk dengan tubuh bayi setengah berhadapan dengan tubuh Anda serta kedua tangan menopang bokong dan pinggang bayi, bisa juga menggunakan alat gendong dengan posisi duduk.

Orangtua tetap diajurkan menggendong anak. Meski begitu, anak juga perlu diberi kesempatan untuk bereksplorasi, entah di kasur atau lantai. Biarkan ia mengeksplorasi segenap kemampuannya, keingintahuannya, dan lingkungannya. Di usia ini bayi sudah bisa merangkak, berdiri, merambat, bahkan berjalan.

Cara Menggendong Bayi Yang Benar

Cara Menggendong Bayi Yang Benar

Kapan Terlalu Banyak Menggendong Bayi Menjadi Tidak Baik?

Ketika bayi anda mulai beranjak besar, ia mungkin sudah mulai bisa merangkak dan mulai belajar duduk dan bereksplorasi, dan hal ini tentunya sangat tidak baik jika anda terlalu sering menggendongnya tanpa sebab. Kenapa? Karena akan menghambat proses eksplorasinya, yang mana justru porses eksplorasi inilah yang baik untuk tumbuh kembangnya.

Itulah tadi beberapa cara menggendong bayi yang benar menurut usia bayi 0 – diatas 6 bulan. Semoga artikel diatas bermanfaat bagi anda. Terima Kasih

Instagram Baju Menyusui Azzafran

WAREHOUSE & OFFICES

Jln. Ke Warujayeng No 2 Pojok Lampu Merah Baron
Desa Wates
Kecamatan Baron
Kabupaten Nganjuk , Kode Post 6
Jawa Timur – Indonesia
Telp: (0358) 7702-157
Hp | WA. 081217580490 atau 081234228808
Website : http://www.azzafran.com
Email : Azzafranformommy@gmail.com

Google Map

Pengunjung

Flag Counter
error: Content is protected !!