Cara Mengobati Bintik-bintik di Wajah Bayi

Bagikan Info ini ke temanmu

Cara Mengobati Bintik-bintik di Wajah Bayi

bercak putih pada wajah  bayi yang baru lahir, merupakan hal yang umum sekali terjadi. Penyebab tersering munculnya bercak putih pada bayi adalah Pityriasis alba. Pityriasis alba sampai saat ini tidak diketahui penyebabnya. Lesi yang muncul biasanya adalah bercak berbentuk bulat atau oval, berwarna merah muda dan terlihat kering yang semakin lama akan mengalami hipopigmentasi sehaingga kulit berwarna putih.

Lokasi munculnya bercak putih ini adalah, lengan, pipi, leher  dan tubuh bagian atas. Lesi ini semakin bertambah jelas setelah terpapar sinar matahari. Keluhan ini seringkali muncul pada bayi dengan jenis kulit kering.

Mengoleskan pelembab secara rutin kepada kulit anak merupakan  Hal yang dapat Anda lakukan . Keluhan ini tanpa dengan cara  pengobatan apapun akan hilang dengan sendirinya. untuk memperoleh warna kulit yang normal kembali  waktu yang diperlukan berbeda-beda pada setiap anak atau bayi itu sendiri

panu atau tinea versicolor mengakibatkan bercak putih , biasanya ditemukan pada anak yang lebih besar. Karena penyebab panu adalah akibat infeksi jamur, tentu saja pengobatannya akan berbeda. Bila memang anak Anda terkena infeksi jamur, maka pengobatannya adalah dengan salep anti jamur atau obat dari  dokter.

Vitiligo Adalah Penyebab lain yang mungkin dapat menyebabkan bercak putih pada kulit. Vitiligo merupakan penyakit pada kulit yang menyebabkan pigmen pada kulit menghilang.

Untuk lebih memastikan penyebab bercak putih yang muncul pada kulit anak Anda, disarankan untuk menemui dokter Anda. Dokter akan dapat melihat langsung bercak yang dimaksud. Dengan melihat secara langsung dan pemeriksaan penunjang bila diperlukan, maka dapat ditentukan penyebab bercak putih pada kulit anak Anda.

Hal-hal yang dapat Anda lakukan :

  • Hindari paparan sinar matahari yang terik di siang hari pada bayi anda
  • Tetap jaga kebersihan kulit anak Anda agar tidak terkena penyakit kulit
  • Memberikan pelembab khusus bayi pada kulit anak Anda
  • Ganti segera pakaian atau popok yang basah dengan yang baru.

Mencegah Bintik Pada bayi

Mencegah Bintik Pada bayi

Kulit Bayi Bercak Putih, Benarkah Pasti karena Terkena ASI?

Tak selalu mulus, kulit bayi kadang juga tampak memiliki bercak putih, terutama di area wajah. Kondisi ini sering disebut-sebut sebagai panu akibat terkena air susu ibu (ASI).

Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin di EDMO Clinic Jakarta, dr Eddy Karta, SpKK, bercak putih yang sering muncul di wajah bayi bukanlah karena ruam ASI. Kemungkinan besar bercak tersebut muncul akibat gangguan pigmentasi sementara seperti pityriasis alba atau dermatitis atopik.

“Tetapi bila menetap berminggu-minggu atau meluas hingga melibatkan banyak area, maka perlu konsultasi ke dokter ahli untuk memeriksa kesehatan bayi dan kulitnya
berdasarkan literatur umumnya bayi jarang terkena panu. Panu lebih sering menyerang remaja dan dewasa muda. Nah, jika bayi atau anak-anak memiliki bercak bundar berwarna putih di wajah dan badan, maka kemungkinan hal tersebut bukanlah panu.

“Kondisi ini lebih sering disebabkan oleh penyakit kulit pityriasis alba, dermatitis, tuberous sclerosis, dan lain-lain. Penyakit ini merupakan kelompok penyakit kulit akibat gangguan produksi melanin bawaan atau kerusakan kulit sementara

Yang keliru, orang awam sering salah menduga bahwa bercak putih di wajah dan badan bayi serta anak sebagai panu. Bahkan tak sedikit yang langsung memakaikan obat panu. Padahal sembarangan pemakaian obat, apalagi di kulit wajah bayi serta anak yang masih sensitif, efek sampingnya dapat merusak kulit.

“Jadi jangan semua kelainan kulit pada bayi atau anak-anak diberi obat panu. Harus diperiksa dulu ke dokter, dicari tahu kondisi kesehatan kulit bayinya

Pipi merah karena lupa me-lap bekas ASI?

enangnya membelai pipi anak yang halus dan mulus. Sayang, pipi anak juga dapat menjadi merah dan beruntus. Anda tentu tak ingin si kecil mengalaminya. Selain tidak indah dilihat, gangguan kulit ini membuat bayi tidak nyaman dan rewel.

Nenek sering memberitahu bahwa penyebabnya adalah lupa membersihkan pipi setelah memberi ASI. Padahal, penyebab sebenarnya adalah minum susu formula saat kemarin bayi Anda ditinggal di rumah dan diberi susu formula. Pipi merah yang sering ditemukan adalah eksim susu atau dermatitis atopik, dan eksim seboroik.

Bayi Berjerawat

Bayi Berjerawat

Eksim susu atau dermatitis atopik

Eksim susu sama sekali tidak disebabkan oleh air susu ibu (ASI). Eksim susu sering dipicu oleh alergi, terutama alergi susu formula. Bayi yang mempunyai riwayat alergi di keluarganya lebih beresiko mengalami eksim susu. Eksim susu biasanya muncul pada saat bayi berumur 2 bulan. Sekitar 60% kasus muncul pada tahun pertama kehidupan anak, sedangkan sebagian kecil baru muncul pada umur 4 – 10 tahun.

Gejalanya gatal yang dapat dipicu oleh cuaca panas, keringat, stress emosional, garukan, dan gesekan. Lokasi eksim biasanya di kedua pipi atau di dahi. Tanda lainnya adalah kulit terlihat kering, merah atau timbul bintik-bintik merah kecil seperti jerawat. Jika digaruk kulit semakin merah, tidak jarang timbul bintil-bintil berair. Jika pecah kulit menjadi membasah bahkan sangat mungkin bernanah karena infeksi. Pada anak yang agak besar, lokasi gatal juga ditemukan di daerah lipatan, seperti leher, lipat siku, lipat lutut.

Eksim seboroik

Penyebab lainnya dalah eksim seboroik. Yaitu penyakit kulit kronis yang ditandai kulit kemerahan dan bersisik. Utamanya di daerah berminyak seperti di wajah, kepala dan dada. Bentuk ringan eksim seboroik adalah “ketombean”. Pada bayi sering disebut dengan cradle cap atau dalam bahasa Jawa sering disebut sebagai “sela karang”. Eksim ini muncul saat bayi berumur satu bulan.

Diduga karena kelenjar minyak terlalu aktif dan kuman Pityrosporum ovale. Tanda eksim seboroik adalah kulit berubah menjadi merah dan tertutup sisik yang lengket berwarna kekuningan atau sisik putih kering. Kadang dijumpai adanya bintik-bintik merah kecil seperti jerawat. Pada kulit kepala biasanya sisik melekat erat sehingga sulit dilepaskan. Pada wajah biasanya mengenai kedua pipi, dahi, sekitar alis dan di telinga. Kasus yang berat bisa meluas ke badan dan lengan.

Iritasi kulit atau alergi

Pipi yang merah pada anak juga dapat disebabkan paparan bahan yang bersifat mengiritasi kulit atau menyebabkan alergi. Berbeda dengan kulit dewasa, kulit anak lebih rentan terhadap iritasi dan alergi. Berbagai bahan kosmetika bisa menimbulkan iritasi atau alergi pada kulit anak. Seringkali anak tidak tahan terhadap zat warna, pewangi, pengawet atau keasaman dari produk kosmetik

Pengobatan

Eksim susu bersifat menahun dan dapat kambuh kembali. Untuk mencegahnya, berikan bayi ASI untuk menghidari alergi akibat susu formula. Hindari rangsangan yang dapat menimbulkan rasa gatal. Kulit dirawat secara teratur dengan menggunakan pelembab ataupun kosmetika khusus anak.

Jika gejala merah di pipi sudah muncul tetapi kulit belum membasah dan tidak bernanah, gunakan krim hidrokortison 1% 1-2 kali sehari. Oleskan krim tipis-tipis dalam jangka tidak lebih dari 1 minggu. Hindari penggunaan krim yang terlalu banyak atau terlalu karena membuat kulit tipis dan belang putih.

Untuk menangani eksim seboroik mandikan anak secara teratur dengan sabun bayi. Sisik di kepala yang tebal dan sulit dikelupas. Caranya oleskan minyak zaitun (olive oil) di daerah yang bersisik, diamkan beberapa saat, laludilepas dengan sisir secara perlahan. Bersihkan kepala bayi dengan sampo bayi atau sampo yang mengandung ketokonazole 2%. Pada kulit yang kemerahan oleskan krim hidrokortison 1% atau krim ketokonasol 2%.

Bila pipi merah akibat iritasi atau alergi bersihkan kulit bayi secara teratur. Gunakan kosmetika seringan mungkin, dan hindari zat warna juga pewangi. Kulit yang kemerahan dapat diberikan krim hidrokortison 1%.

Tips untuk mencegah dan mengatasi kemerahan pada pipi anak:

  • Hindari rangsangan gesek dengan memilih sabun dan handuk yang sesuai. Saat melap wajah sebaiknya ditekan bukan digosok.
  • Kurangi mandi dengan air panas. Suhu panas dan keringat akan merangsang rasa gatal.
  • Hindari menggosokkan bahan tradisional atau sembarang krim pada kulit yang meradang.
  • Oleskan pelembab atau minyak setiap anak selesai mandi.
  • Jika kulit sudah meradang dapat dicoba krim hidrokortison 1%, jika memburuk segera konsultasi ke dokter kulit.

Apakah Mungkinkah Bayi Berjerawat

Anda tidak perlu kaget apabila anda menemukan bintik-bintik putih seperti jerawat pada wajah bayi anda yang baru lahir. Pada umunya jerawat bayi dapat mucul setelah beberapa jam ataupun beberapa hari setelah persalinan akan tetapi yang umum terjadi muncul setelah berusia 3-4 minggu setelah persalinan, selain sering kali ditemukan di bagian pipi juga ditemukan pada bagian dagu, di area dahi bahkan di bagian tubuhnya seperti pada punggung.

Tumbuhnya jerawat ini sering dijumpai bahkan dengan prosentasi 20% pada bayi yang baru lahir, timbul bintik merah atau kekuningan seperti jerawat, tentu saja berbeda dengan jerawat yang terjadi pada orang dewasa. Jerawat bayi yang dikenal dengan istilah kedokteran acne neonatorum disebabkan karena adanya gangguan hormon pada ibu yang ditularkan bayi  di dalam kandungan.

Bintik-bintik merah pada kulit bayi  atau lebih sering disebut jerawat bayi diakibatkan hormon kehamilan yang masuk ke dalam janin. Hormon akan merangsang kelenjar minyak pada tubuh bayi sehingga akan mengaktifkannya dan menghasilkan minyak yang berlebih pada bayi. Timbulnya minyak yang berlebihan akan mengakibatkan terhambatnya pori-pori dan munculnya jerawat pada bayi.

Anda tidak perlu khawatir dikarenakan beberapa hari atau paling lama dalam beberapa minggu jerawat akan hilang pada bayi anda tanpa meninggalkan bekas. Perlu anda ketahui ciri-ciri bintik kemerahan yang menandakan jerawat atau beberapa gangguan kesehatan lainnya.

Bintik merah yang berair bukan merupakan tanda jerawat melainkan adanya gangguan kulit seperti eksim susu atau eksim atopik yang merupakan peradangan pada kulit sering kali terdapat pada bayi yang usianya lebih dari 3 bulan sedangkan kemunculannya biasanya terdapat pada kedua pipi, lengan sampai tungkai bawah. Bayi anda akan merasakan gatal dan kesulitan tidur.

Apabila bayi anda mengalami gangguan kulit yang menyerupai jerawat akan tetapi disertai dengan kolik atau diare kemungkinan dikarenakan masalah kesehatan yang dipengaruhi oleh alergi pada jenis makanan tertentu. Sedangkan beberapa gangguan kulit yang menyerupai jerawat akan tetapi berair mungkin saja dipengaruhi oleh beberapa kosmetik yang digunakan bayi yang tidak cocok, sangat sensitif dan rentan terhadap iritasi sedangkan apabila bintik bintik merah yang terus berkembang, membesar akan mengakibatkan gatal sebelum kemudian mengering disebabkan karena cacar air. Bagi anda yang mendapati bayi anda berjerawat baru saja lahir atau beberapa minggu setelah kelahirannya anda tidak perlu panik.

Bintik-Bintik pada Bayi

Bintik-Bintik pada Bayi

Berikut adalah cara mengatasi jerawat bayi sebagai berikut :

  • Disarankan untuk anda tidak menyentuh pada bintik bintik merah (jerawat bayi) apalagi memencet atau mengeluarkan isinya dikarenakan akan mengakibatkan infeksi dan beresiko radang dan memperparah kondisi pada bayi.
  • Anda dapat menjaga kebersihan kulit dan tubuh bayi  anda. Anda dapat menggunakan sabun bayi, handuk yang lembut dan mengeringkan dengan baik asal jangan menyeka dengan kain yang kasar karena akan berpotensi keras dan lecet.
  • Hindari menggunakan cream, baby oil atau lotion dalam perawatan bayi yang berjerawat apalagi langsung menggoleskannya sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan salep sesuai saran dokter.
  • Bagi bayi yang berjerawat sebaiknya menghindari aktifitas ditengah cuaca yang terik dan hindari menggunakan pakaian yang tidak dapat menyerap keringat dengan baik, kemudian untuk kulit bayi yang sensitif sebaiknya menggunakan deterjen dan pelembut khusus bayi untuk mengurangi bintik bintik pada bayi.

Menghilangkan Bercak Putih Pada Wajah Bayi

Menghilangkan Bercak Putih Pada Wajah Bayi menggunakan ramuan herbal alami merupakan suatu cara yang sangat baik dan aman, Karena ramuan herbal alami tidak akan menimbulkan efek samping. Menghilangkan Bercak Putih Pada Wajah Bayi ini sangat penting untuk diperhatikan juga jangan sampai menganggap sepele tentang penyakit bercak putih ini apalagi terjadi pada kulit bayi.

Untuk itu sebelum bercak putih ini jadi berbahaya alangkah baiknya mulai saat ini anda segera melakukan tindakan yang tepat bagaimana Menghilangkan Bercak Putih Pada Wajah Bayi tersebut supaya bisa bersih kembali.

Menghilangkan Bercak Putih Pada Wajah Bayi Yang Paling Ampuh

Menghilangkan Bercak Putih Pada Wajah Bayi yang paling ampuh dan aman tanpa efek samping yaitu menggunakan ramuan herbal dari alam seperti qnc jelly gamat dari teripang emas laut. Dengan jelly gamat qnc bercak putih pada kulit bayi akan segera hilang dengan cepat dan bisa pulih kembali. Kecuali Menghilangkan Bercak Putih Pada Wajah Bayi tersebut di diamkan terlebih dahulu tidak segera diobati. Maka dengan dibiarkan saja nya itu penyakit bercak putih tersebut akan semakin kebal dan sulit untuk dihilangkan. Nah untuk itu bagi anda yang ingin menghilangkan bercak putih pada kulit wajah bayi secara cepat dan alami yaitu menggunakan ramuan herbal jelly gamat qnc ekstrak teripang emas.

Menghilangkan Bercak Putih Pada Wajah Bayi

menggunakan qnc jelly gamat terbukti sangat ampuh dan aman tanpa menimbulkan efek samping. Dan cara menggunakanya sangat mudah cukup dengan mengoleskan qnc jelly gamat tersebut secara rutin dan teratur maka bercak putih pada kulit anda tersebut akan hilang secara cepat dan kembali semula.

Kulit bayi baru lahir tidaklah semulus yang Anda bayangkan. Jangan kaget jika kulitnya justru ‘dihiasi’ banyak noda dan jerawat kecil-kecil.

Namun kondisi ini tidak akan berlangsung lama. Inilah beberapa kondisi kulit bayi yang umum terjadi:

  • Cradle cap

Tampak seperti sisik atau kerak tebal kekuningan yang timbul di kulit kepala, alis, dan belakang telinga (dikenal juga sebagai dermatitis seboroik).

Meski akan hilang dengan sendirinya, Anda dapat mempercepat proses pengelupasannya dengan cara mengoleskan sedikit minyak baby oil atau zaitun ke kulit kepala bayi, kemudian mengusapnya penyakit itu secara perlahan dan merata ke semuan bagia kulit yang terkena dengan sikat berbulu lembut atau sikat gigi bayi.

  • Jerawat

Bentuknya seperti titik-titik kecil berwarna putih atau kekuningan dengan kulit di sekitarnya berwarna kemerahan. Jerawat dapat timbul di wajah, punggung, dada, dan perut. Tak perlu melakukan apa-apa. Mengoleskan krim atau salep justru dapat memperburuk kondisinya.

  • Milia dan miliaria 

Milia adalah bintik-bintik putih kecil yang tampak di hidung, dahi, dan pipi; sedangkan miliaria tampak sebagai bintik putih yang berisi cairan (seperti lepuh) dan memiliki bercak di sekitarnya.

Keduanya timbul karena kelenjar keringat bayi belum berfungsi maksimal untuk mengatur suhu tubuhnya. Yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kulitnya tetap kering dan bersih.

  • Erythema toxicum 

Tampak sebagai bercak-bercak merah dengan benjolan berwarna putih kekuningan di tengah (mirip bekas gigitan serangga). Benjolan akan mengempis beberapa hari setelah lahir, dan hilang tanpa bekas dalam waktu seminggu atau lebih. Hindari menyentuh atau memecahkan benjolan dengan sengaja.

 

Instagram Baju Menyusui Azzafran

WAREHOUSE & OFFICES

Jln. Ke Warujayeng No 2 Pojok Lampu Merah Baron
Desa Wates
Kecamatan Baron
Kabupaten Nganjuk , Kode Post 6
Jawa Timur – Indonesia
Telp: (0358) 7702-157
Hp | WA. 081217580490 atau 081234228808
Website : http://www.azzafran.com
Email : Azzafranformommy@gmail.com

Google Map

Pengunjung

Flag Counter
error: Content is protected !!