Cara untuk mengajari anak finger painting

Bagikan Info ini ke temanmu

Cara untuk mengajari anak finger painting

Finger painting merupakan bahasa yang berasal dari bahasa inggris. Fainger Painting adalah melukis dengan jari. Finger artinya jari sedangkan painting artinya melukis.

Sedangkan menurut Gazali Solahudin (2008) bahwa Finger Painting adalah teknik melukis dengan mengoleskan kanji pada kertas atau karton menggunakan jari atau telapak tangan. Dapat pula menggunakan media dan warna  dan dapat juga menggunakan tepung kanji,adonan kue,pasir dan sebagainya.

Sedangkan menurut wtarsono (2009) Finger Painting adalah melukis dengan jari,melatih pengembangan imajinasi, memperhalus kemampuan motorik hakus dan mengasah bakat seni khususnya dalam seni rupa.

Dan menurut LIM Imandala (2007 : 11) aktifitas ini pun sangat penting dilakukan karena memberikan sensasi pada jari sehingga dapa merasakan kontrol gerakan jarinya dan juga membentuk konsep gerak membuat huruf.

Selain melatih menggambar anda pun bisa melatih anak anda dengan kegiatan2 lainnya seperti Finger Painting atau menulis dengan jari diatas kertas karton sehingga melatih koordinasi mata dan tangan.

Kegiatan melukis ini dapat merangsang atau menstimulan motorik anak dan menghasilkan karya lukisan abstrak yang penuh dengan warna.walau bahan yang digunakan adalah tepung kanji yang dicampur dengan pewarna.

Berikut macam macam Finger Painting

Teknik melukis dengan mengoleskan kanji pada kertas atau karton dengan menggunakan jari atau dengan telapak tangan disebut dengan Finger Painting.

Menurut Mery Ann ‘Brandt (2002) , berikut macam2 Finger Painting :

Gelombang,goyangan dan cetakan

Buatlah gerakan gelombang,goyangan jari dan jempol serta beberapa tanda lainnya menggunakan bagian2 tangan yang lain.

 Jaringan atau susunan

Gunakanlah sisir atau kuas yang fleksibel,busa,tongkat dan kain karton pada permukaan jari yang akan dilukis.

Desain simertis

Lukislah pada setengah kertas kemudian lipat kertas tersebut dengan menggunakan tangan lalu buka kertas tersebut kembali dan akan menimbulkan ciplakan yang mirip dengan lukisan yang telah digambar pada kertas sebelumnya.

Tangan disekeliling dunia

Lukislah tanganmu dengan mengoleskan warna2 yang berbeda disetiap ujung jari.lalu tekankan tangan kesebuah kertas dan tunggulah sampai terlihat seperti lingkaran bumi yang berwarna biru dan hujan dengan multi warna2 yang berbeda.

Pengsketan atau penyusunan

Tariklah desain yang diinginkan di areal lukis yang basah dengan ujung jari.

Lukisan titik

Buatlah lukisan yang tersusunn dengan titik2. Lalu gunakan warna yang berbeda2 satu dengan yang lain.

Topi pesta berbentuk kerucut

Lukislah tanganmu dengan warna2 yang kamu suka setelah itu tempelkan tangan pada kerta yang berbentuk gambar kerucut hias lalu beri gambar titik2 dengan menggunakn ujung jari yang telah kita warnai.lakukan berulang2 sampai membentuk kerucut es krim.

Binatang

Dengan jarimu kamu dapat membuat lukisan binatang. Contoh : gambar bintang,badan burung merak atau bebek. Gunakanlah ujung jarimu untuk melukis bulu burung tersebut disekitar badannya.

Melukis dengan menggunakan jari juga salah satu cara mudah untuk menyalurkan kreativita anak dan bisa juga untuk melatih kelenturan jari jemari anak.

Menggunakan lukisan gelombang, goyang dan cetakan mempunyai alasan yaitu karena tangan Dawn Sindrome kaku dan kasar dan diharapkan kegiatan Finger Painting bisa melatih kelenturan jari-jemarinya. Warna yang digunakan adalah kuning,biru dan juga ungu.

 

Bahan2 dan cara membuat Finger Painting

Bahan2 dan cara pembuatannya sebagai berikut :

  • Meizena Finger Painting

Bahannya : 8 sdm tepung meizena, 480 ml air dingin, dan pewarna makanan

Cara pembuatannya :

  Campurkan tepung meizena diatas penggorengan Teflon pada api yang sedang. Tambahkan juga air dingin dan aduk hingga tercampur rata dan mengental.

  Setelah itu bagi adonan tadi kedalam 6 buah wadah dan warnai masing2 wadah dengan pewarna makanan lalu aduk hingga rata dan biarkan sampai dingin.

  Simpanlah dalam wadah yang tertutup untuk penggunaan selanjutnya.

  Pasir

  Sediakanlah pasir pada nampan plastik

 

Berikut ini langkah2 latihan finger planting

Cara latihan Finger Painting sebagai berikut :

  1. Persiapan

Yang harus disediakan dalam persiapan :

  • Kertas karton untuk melukis
  • Mangkok yang sudah diberi kanji dengan berbagai warna yang berbeda2
  • Air bersih untuk mencuci tangan
  • Sediakan pula handuk atau lap untuk membersihkan tangan setelah melakukan kegiatan Finger Painting.
  1. Pelaksanaan
Berikanlah penjelasan pada anak2 sebelum melakukan Finger Painting dan media apa saja yang digunakan seperti pasir dan kanji.

Mintalah siswa untuk mempersiapkan kertas karton

Setelah itu mintalah anak mencelupkan jarinya ke dalam kanji yang sudah diberi warna dan melukiskannya dengan gerakan2 ke kertas karton yang sudah dipersiapkan.

Tambahkan air kedalam kanji jika kanji mulai mengering agar bisa digunakan lagi.

Jika sudah selesai minta pada anak2 untuk segera mencuci tangannya dengan air setelah itu gunakan lap atau handuk untuk mengeringkannya.

Berikanlah latihan secara kontiniu

Menggunakan pasir

Gerakanlah jari jemari seperti menekan, meremas dan menaburkan pasir dan menggosok pasir diatas nampan.

  1. Kelebihan2 Finger Painting

Finger painting mempunyai kelebihan yaitu memberikan sensasi2 pada jari2 sehingga dapat merasakan kontrol gerakan jarinya dan juga membentuk konsep gerakan menbuat huruf. Selain itu juga mengajarkan konsep warna dan mengembangkan bakat2 seni.

  1. Kekurangannya dari Finger Painting

Selain kelebihan Finger Painting pasti juga ada kekurangannya yaitu kotor terkadang anak merasa jijik dan geli karena kanji digunakan sebagai media lengket pada jarinya. Dan jika pasir jangan sampai terkena atau masuk ke dalam matanya.

 

 Meningkatkan kemampuan motorik halus

Berbagai media dan warna dapat digunakan,yang sering digunakan adalah tepung kanji, adonan kue, pasir dan sebagainya.dan aktifitas ini penting dilakukan karena akan memberikan sensasi pada jari sehingga dapat merasakan control gerakan jarinya dan membentuk konsep gerak membuat huruf.

Definisi Operasional Variabel

Menurut judul penelitian bahwa variabel bebas dalam penelitian adalah kemampuan motorik halus siswa down syndrome.Finger Painting sangat terikat dengan anak down syndrome . dan dipaparkan sebagai berikut :

  • Yang dimaksud kan dengan kemampuan motorik halus adalah Kemampuan menggerakkan tangan dalam menghubungkan titik2 berpola yang bertujuan agar siswa dapat membuat huruf.
  • Finger Painting merupakan kegiatan untuk melakukan sesuatu agar berubah melalui teknik melukis dengan cara mengoleskan kanji ataupun pasir pada kertas atau karton dengan menggunakan jari atau telapak tangan pada siswa down syndrome

TEKNIK MELUKIS DENGAN MENGGUNAKAN JARI ( FINGER PAINTING )

Seni melukis dengan jari disebut dengan Finger Painting dan dapat diperkenalkan sejak usia dini.sehingga melatih motorik dan kreatifitas anak. dan merupakan cara agar anak mengekplorasi dan berekspresi diri atas rasa estetika.dan hanya menggunakan tangan sebagai media melukisnya.

 

Melukis dengan Finger Painting harus menggunakan pewarna yang aman seperti pewarna makanan. Dan cara ini cara awal melukis menggunakan alat lukis lain. Dan obyek yang dilukis juga bisa obyek apapun.

Mewarnai dalam Finger Painting ada 2 cara yaitu :

  • Siapkan warna khusus yang ingin kita gunakan seperti : jingga, ungu, hijau
  • Siapkan warna2 asli seperti :merah, kuning, biru, putih dan hitam.

 

Bermain Finger Painting menggunakan kertas putih yang tebal dan halus sehingga warna bisa menyebar dengan merata.dan pewarnaan latar belakang dimulai dari warna terang lalu warna yang lebih gelap dan semakin gelap sedangkan melukis objek dimulai dari warna yang gelap ke warna yang semakin terang.

Manfaat2 Finger Painting bagi tembuh kembang anak2 yaitu :

Finger Painting dapat melatih motorik halus pada anak yang melibatkan otot2 kecil dan juga kematangan syaraf.dikarenakan ujung pada jari anak terdapat sensor yang berhubungan dengan otak anak.sehingga ujung jari anak akan bergerak dan bergesekan dengan cat dan media lukis tersebut.

Dapat mengekspresikan emosi anak serta anak dapat menuangkan ekspresi jiwanya dengan warna2 yan diinginkannya.

Memberikan anak untuk mengenal warna primer dan anak juga bisa untuk bereksperimen dalam pencampuran sehingga menghasilkan warna sekunder.

Imajinasi anak dan kreatifitasnya dapat meningkat

Sifat hiperaktifitas pada anak penderita autis dan hiperaktif menurun

Dapat mengembangkan serta mengenalkan estetika pada anak tentang keindahan akan warna dan bentuk.

Membuat anak rileks di aktifitasnya yang begitu padat

Dapat mengkoordinasi mata dan juga tangan.

 

Cara pembuatan gambar kupu2 adalah :

Siapkanlah selembar kertas putih lalu lipat menjadi dua bagian

Bukalah lipatan tadi dan beri warna2 di tengah2 lipatan, urutkan, misalnya merah, biru, dan kuning.

Lalu lipat kembali kertas seperti semula

Tekanlah kertas dengan jari tepat pada lipatannya dan gerakkanlah keatas kebawah agar warna tadi dapat tercampur.

Setelah itu bagian pada bagian kertas luar bentuklah gambar kupu2 setengahnya pada tepi lipatan dengan menggunakan kuku.

caranya : setengah lingkaran sebagai kepala, dan membuat bentuk setengah lonjong badannya. Dan tidak lupa juga sayapnya pada bagian badan.

Setelah itu buka lipatan maka akan terbentuk kupu2 dengan warna2 yang bagus.

Anda dapat menggunakan kuku ,untuk membuat juga kumisnya yg panjang 2 buah di atas kepala dan juga mata pada kepala menggunakan jari.

Dan kreasikan sedikit sapuan jari agar kupu2 terlihat lebih cantik.

 

Selamat mencoba….

 

 

 

 

Instagram Baju Menyusui Azzafran

WAREHOUSE & OFFICES

Jln. Ke Warujayeng No 2 Pojok Lampu Merah Baron
Desa Wates
Kecamatan Baron
Kabupaten Nganjuk , Kode Post 6
Jawa Timur – Indonesia
Telp: (0358) 7702-157
Hp | WA. 081217580490 atau 081234228808
Website : http://www.azzafran.com
Email : Azzafranformommy@gmail.com

Google Map

Pengunjung

Flag Counter
error: Content is protected !!