Informasi Lengkap Pilek Pada Anak

Bagikan Info ini ke temanmu

Informasi Lengkap Pilek Pada Anak

( Gejala, Penyebab dan Penanganannya)

 

Pilek adalah penyakit yang paling umum diderita oleh anak-anak. Walaupun virus yang menyerang bagian pernapasan ini biasanya hanya bertahan sekitar seminggu, pilek tetap dapat membuat sebagian anak sangat menderita. Jika anak anda terkena pilek –dan umumnya disertai dengan batuk,– berikut adalah beberapa informasi yang bisa anda ketahui mengenai penyakit ini.

Apa itu Pilek?

Piek adalah sebuah infeksi virus pada saluran pernapasan bagian atas. Terdapat lebih dari 200 jenis virus berbeda yang dapat menyebabkan pilek, tapi rhinovirus adalah penyebab yang paling umum. Karena pilek merupakan infeksi virus, antibiotik, yang mengobati infeksi bakteri, tidak akan berguna untuk pengobatan.

Kecuali pada bayi, pilek pada anak yang sehat tidaklah berbahaya. Penyakit ini biasanya akan menghilang setelah 4 hingga 10 hari tanpa pengobatan khusus. Dikarenakan banyaknya jumlah virus yang dapat menyebabkan pilek serta terus berkembangnya virus-virus pilek yang lain, anak-anak susah untuk resisten (imun) terhadap semua virus penyakit ini.

Tahukah Anda, Tidur Mendengkur dapat menyebabkan berbagai Penyakit Kronis. Segera Atasi dengan Alat Penghilang Dengkur SD Magnetics.

Pilek Pada Anak

Pilek Pada Anak

Gejala Pilek pada Anak

Pada anak-anak, pilek biasanya datang secara tiba-tiba. Anda mungkin akan menemukan anak anda terbangun di pagi hari dengan kondisi berikut:

  • Bersin-bersin
  • Lelah atau tampak kepayahan
  • Demam (kadang-kadang)
  • Sakit tenggorokan
  • Batuk
  • Hidung berlendir dan mengeluarkan air

 

Sakit atau radang tenggorokan dan batuk adalah gejala yang paling umum pada anak-anak yang terkena pilek. Virus pilek dapat mempengaruhi bagian sinus, tenggorokan, bronchial dan telinga anak-anak. Selain itu, terkadang anak yang pilek juga dapat menunjukkan gejala berupa diare dan muntah.

Pada tahap awal terserang pilek, anak anda mungkin akan mengeluh sakit kepala dan hidung mampat (tersumbat). Kemudian setelah beberapa waktu, sekresi lendir dari sinus akan meningkat dan berubah menjadi lebih gelap dan lebih tebal (kental). Anak anda kemungkinan akan mengalami batuk ringan, yang akan berlangsung selama beberapa hari.

 

Bagaimana cara mencegah agar anak tidak terkena pilek?

Cara terbaik untuk mencegah anak terjangkit pilek adalah dengan mengajarkannya cara mencuci tangan yang benar. Penyakit pilek umumnya menyebar melalui kontak tangan ke tangan. Misalnya saja, ketika seorang anak yang terkena pilek membersihkan atau menyentuh hidungnya dengan tangannya, kemudian bersentuhan dengan anak anda, dan akhirnya turut terjangkit virus pilek.

Selain dari kontak langsung, virus pilek juga dapat menyebar melalui objek-objek umum, seperti gagang pintu, pegangan tangga, buku, pulpen, remote tv, gamepad, mouse komputer, dan lain sebagainya. Virus-virus pilek tersebut dapat bertahan hidup pada sebuah objek selama beberapa jam, waktu yang sangat memungkinkan bagi virus tersentuh dan berpindah ke anak anda dan orang lain.

Oleh karena itu, selalu ajarkan anak anda untuk mencuci tangan secara rutin dan benar, khususnya setelah keluar dari kamar mandi, setelah makan, sepulang sekolang dan setelah bermain.

 

Bagaimana cara menangani pilek pada anak?

Virus pilek memiliki batas waktu, yang berarti pilek pada anak anda akan hilang dengan sendirinya tanpa penanganan medis yang khusus. Adapun beberapa home-remedies (perawatan rumahan) yang bisa anda lakukan adalah sebagai berikut:

Pastikan anak anda mendapatkan cukup banyak istirahat.

Berikan anak anda minum yang banyak.

Jika memungkinkan, gunakan pelembab udara di kamar anak anda di malam hari. Lingkungan yang lembab akan membantu menjaga hidung dan dada anak anda tetap lega, sehingga akan memudahkan si anak bernapas.

Jika perlu, berikan aciteminophen anak (Tylenol) atau ibuprofen untuk meredakan demam anak anda.

Jangan berikan aspirin pada anak-anak atau remaja yang memiliki gejala mirip flu, karena pada dasarnya sakit pilek dan penyakit flu cukup berbeda. Lebih lanjut, baca: Perbedaan antara Pilek dan Flu.

Konsultasikan dengan dokter anda sebelum memberikan obat pilek dan flu pada anak di bawah 4 tahun atau anak anda yang terkena pilek pada usia 1 tahun. Pada anak yang berusia lebih muda, anda bisa menggunakan nasal bulb untuk membersihan lendir akibat pilek.

Perlu diingat, antibiotik tidak akan bekerja dalam mengobati pilek. Antibiotik membunuh infeksi bakteri, sedangkan pilek disebabkan oleh virus, bukan bakteri.

Mengenali Tanda-tanda Bahaya

  • Meski dapat dianggap reaksi alami, batuk pada bayi harus dicermati lebih dalam. Segera bawa bayi ke dokter jika batuk yang terjadi diiringi oleh gejala lain, seperti:
  • Bayi menolak menyusu sehingga mengalami dehidrasi. Dapat ditandai dengan mengecek popoknya. Pada kondisi normal, bayi seharusnya buang air kecil tiap enam jam.
  • Bayi mengalami demam  dan berlangsung lebih dari tiga hari terutama yang berusia di bawah tiga bulan. Bagi bayi di atas usia tersebut, waspadai jika demam mencapai 38,9 derajat celcius atau lebih.
  • Batuk menyebabkan muntah.
  • Tampak sulit bernapas.
  • Dahaknya tampak berwarna kuning, hijau, atau kecokelatan.

Selain itu, ada pula kondisi batuk yang berbahaya dan dapat mudah menyebar, yaitu batuk rejan. Bayi hingga usia enam bulan sangat berisiko menghadapi komplikasi akibat batuk jenis ini. Batuk rejan dapat menyebabkan bayi tidak bernapas dan kulitnya terlihat membiru. Komplikasi dari batuk rejan pada bayi dimulai dari gemetar tidak terkendali, napas terhenti, gangguan pada otak, pneumonia, hingga kematian. Untuk mengatasi batuk rejan, umumnya dokter akan segera memberikan antibiotik.

Batuk dianggap sebagai upaya tubuh dalam mengeluarkan lendir atau benda asing dari saluran pernapasan. Meski sering kali bukan pertanda buruk, orang tua harus tetap cermat jika batuk menimpa bayi. Jika timbul gejala-gejala lain yang mungkin membahayakan, segera hubungi dokter atau  fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan bantuan medis.

Cara mengatasi batuk pilek pada bayi

Buat bunda yang buah hatinya kini sedang batuk pilek nggak usah khawatir. Jangan buru – buru di kasih obat ya bun apalgi antibiotik. Penggunaan antibiotik yang sembarangan justru akan merugikan. Dari pada menggunakan obat yang notabene mengandung bahan kima bunda mungkin lebih baik menggunakan cara tradisional dengan meramu bahan alami karena pasti lebih aman dan tidak mengandung bahan kimia.

 

  1. Jeruk nipis dan madu

Bahan yang perlu disediakan antara lain:

  • Air jeruk nipis 3 sdm
  • Air matang 4 sdm
  • Madu murni 4 sdm
Cara membuat:
  • Campur semua bahan hingga merata, lalu kukus kurang lebih 10 sampai 15 menit
  • Berikan obat yang telah bunda ramu tadi sesuai dengan umur bayi bunda, jika si kecil terkena pilek pada umur 7 – 11 bulan berikan 2- 3 kali per hari. Setiap pemberian sebanyak 1 sendok teh.

 

  1. Jeruk nipis dan kecap

Bahan yang perlu dipersiapkan:

  • Jeruk nipis
  • Kecap

Cara membuat:

  • Peras jeruk nipis sebanyak 1 sdm, setelah itu campur dengan sedikit kecap
  • Minumkan ramuan.

 

  1. Kompres air hangat

Jika si kecil badannya panas, bunda segera kompres si kecil dengan air hangat. Kompres pada kening, leher lipat paha dan ketiak. Jika si kecil panas jangan pernah menyelimuti si kecil dengan selimut tebal karena hal tersebut akan membuat badan si kecil menjadi semakin panas. Selimuti si kecil dengan selimut yang tipis saja sehingga suhu tubuh si kecil dapat menurun.

  1. Berikan paracetamol

Hanya berikan paracetamol jika suhu tubuh si kecil lebih dari 38,5 derajat celcius agar sikecil tidak kejang.

  1. Bawa ke tenaga kesehatan

Jika si kecil tidak juga sembuh, bunda sebaiknya segera membawa ke tenaga kesehatan untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

 

Cara mengatasi batuk pada bayi baru lahir

berbeda dengan pilek pada balita, Jika bayi bunda baru lahir atau berumur kurang dari 6 bulan, ada beberapa hal yang bisa bunda lakukan antara llain:

Tetap berikan ASI dan jangan dan jangan dikurangi. Asi mempunyai semacam zat kekebalan tubuh untuk bayi. Hindari pemberian menggunakan botol, saat bayi menghisap melalui botol saluran eustachius akan tetap terbuka, hal ini beresiko terjadi penyebaran bakteri ke telinga. Hati – hati saat bunda menyusui bayi bunda, karena salah tekhnik menyusui dapat membuat bayi menjadi cegukan. Lalu bagaimana teknik menyusui yang benar baca yuk bun teknik cara menyusui yang benar. Lalu bagaimana jika bayi sudah cegukan, jika tidak segera di atasi kasian kan si kecil, pasti tidak nyaman dan rewel untuk mengetahui cara mengatasi cegukan yuk bun baca cara mengatasi cegukan pada bayi aman dan mudah.

Jemur bayi saat pagi. Sinar matahari terlebih sebelum jam 9 pagi sangat baik, sekali waktu jemur si kecil di bawah matahari pagi.

Jika hidung si kecil tersumbat, hal yang bisa bunda lakukan untuk mengatasinya dengan cara tepuk perlahan punggung bayi, letakkan si kecil di pangkuan bunda dengan posisi menelungkup

Bawa ke petugas kesehatan bila setelah satu minggu batuk tidak reda.

Pilek Pada Anak

Pilek Pada Anak

Pengobatan pilek

Pilek merupakan infeksi virus yang tergolong ringan. Saat anda sedang terkena pilek, anda disarankan untuk beristirahat secukupnya. Selain itu minum banyak cairan dan cobalah makan makanan sehat yang mengandung serat tinggi dan rendah lemak, seperti buah-buahan. Untuk meredakan gejala pilek, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

Berkumur dengan air garam. Cara ini dapat membantu meredakan gejala hidung tersumbat dan nyeri tenggorokan.

Mengonsumi permen menthol. Cara ini dirasa efektif oleh beberapa orang dalam meredakan nyeri tenggorokan.

Menggunakan balsem hangat. Cara ini dapat meringankan gejala pilek, terutama pada bayi dan balita. Usapkan balsem pada punggung atau dada, dan jangan sampai masuk ke lubang hidung, karena selain terasa pedih, juga bisa mengganggu napas.

Menggunakan obat tetes hidung saline. Cara ini sama seperti berkumur dengan air garam, namun lebih aman bagi bayi dan balita. Obat yang dapat Anda beli langsung di apotek ini dapat meredakan gejala hidung tersumbat.

Menghirup uap air panas. Cara ini dapat membantu mengencerkan ingus yang menyumbat hidung, sehingga mudah dikeluarkan. Anda bisa menaruh air panas pada sebuah mangkuk untuk dihirup uapnya. Alangkah baiknya jika ditambah dengan bahan lain seperti minyak kayu putih atau minyak menthol. Cara ini sebaiknya tidak diterapkan pada anak-anak untuk menghindarkan mereka dari luka akibat terkena air panas.

Mengonsumsi suplemen zinc atau seng. meski dengan hal tersebut dapat meredakan pilek, penggunaan seuplement yang berjangka panjang sangat tidak dianjurkan, karena dapat mengakibatkan efek samping, seperti diare dan muntah-muntah.

Mengonsumsi obat-obatan yang bisa dibeli langsung di apotik. Ada beberapa contoh obat bebas yang dapat Anda gunakan untuk meredakan gejala pilek, di antaranya dekongestan, aspirin, ibuprofen, dan parasetamol. Bacalah petunjuk yang tertera pada kemasan obat mengenai aturan penggunaan sebelum anda meminum atau menggunakannya. Bertanyalah dahulu pada dokter sebelum Anda memberikan obat-obatan ini pada anak-anak, pada wanita yang sedang hamil atau menyusui untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

Temuilah dokter, antara lain jika gejala pilek Anda tidak membaik atau tidak kunjung hilang setelah tiga minggu. Selain itu Anda juga disarankan menemui dokter jika mengalami pembengkakan parah pada kelenjar getah bening di ketiak dan leher, kesulitan bernapas, dan merasakan sakit pada dada.

Pemeriksaan yang lebih intensif perlu dilakukan untuk mencegah hal yang lebih buruk lagi, misalnya demam kelenjar atau pneumonia.

Tips tambahan dalam menangani gejala pilek pada anak-anak

Jagalah suhu kamar agar tetap nyaman untuk anak-anak. Suhu hangat dan lembap dapat membantu melegakan pernapasan. Gunakanlah vaporiser untuk melembapkan udara di ruangan.

Jika anak Anda mengalami hidung tersumbat, ganjal kaki mereka dengan bantal atau benda apa pun yang dapat membuat posisi kaki mereka sedikit lebih tinggi dari badannya. Namun cara ini tidak boleh diterapkan pada anak yang usianya masih di bawah satu tahun. Cara lain untuk meredakan hidung tersumbat pada anak-anak adalah dengan memandikan mereka menggunakan air hangat.

Disarankan untuk menemui dokter jika:

  • Gejala pilek pada anak-anak telah berlangsung lebih dari sepuluh hari dengan disertai batuk-batuk yang mengeluarkan dahak kental.
  • Anda memiliki bayi berusia di bawah tiga bulan dengan gejala demam.
  • Anak Anda masih merasakan sakit pada saluran hidung meski tips penanganan di rumah telah diterapkan selama dua hingga empat hari.
  • Anak masih merasakan nyeri tenggorokan selama lebih dari empat hari, atau nyeri tenggorokan mereka makin parah.
  • Anak mengalami kesulitan bernapas.
  • Anak terlihat mengalami nyeri pada telinga.
  • Anak Anda terlihat mengalami gejala, berupa sakit kepala, nyeri, dan pembengkakan pada dada atau wajah, dan nyeri pada tenggorokannya.

 

Pencegahan pilek

Mencegah pilek yang tak kunjung sembuh lebih baik daripada mengobati. Ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan agar terhindar dari pilek, di antaranya adalah dengan menjaga jarak dengan penderita hingga dia sembuh, rutin mencuci tangan sampai bersih, membersihkan permukaan benda-benda yang dapat ditempeli virus, dan tidak berbagi barang pribadi dan perlengkapan makan atau minum dengan orang lain.

jika anda sedang menderita flu ataupun pilek, jika anda ingin bersin, disarankan untuk menggunakan penutup saat anda bersin agar tidak menyebarkan virus ke lingkungan sekitar. Setelah itu bersihkan tangan Anda dengan air dan keringkan dengan tisu.

Komplikasi pilek

Meski tergolong jarang, ada beberapa komplikasi yang dapat timbul akibat pilek. Komplikasi tersebut di antaranya:

Infeksi sistem pernapasan. Gejala kondisi ini meliputi sulit bernapas dan batuk-batuk dengan disertai dahak yang kental. Infeksi dada dapat terjadi setelah seseorang mengalami pilek karena pada saat itulah sistem kekebalan tubuh menurun. Anda disarankan untuk menemui dokter jika merasakan gejala lebih dari tiga minggu berupa rasa nyeri pada dada, demam tinggi, disorientasi, dan batuk disertai dahak kental. Ada dua jenis infeksi sistem pernapasan yang utama, yaitu pneumonia dan bronkitis.

Infeksi telinga bagian tengah. Penderita kondisi ini kebanyakan adalah anak-anak. Sebanyak 2 dari 10 balita penderita pilek mengalami infeksi telinga tengah, namun sebagian besar kasus berhasil sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan. Gejala infeksi telinga bagian tengah meliputi demam, daya pendengaran yang menurun, lesu, muntah, dan nyeri pada telinga.

Sinusitis atau infeksi pada rongga udara di dalam tulang pipi dan dahi. Gejala kondisi ini meliputi hidung tersumbat atau beringus, serta nyeri di sekitar hidung, dahi, dan mata. Sinusitis kemungkinan dialami oleh 2 dari 100 penderita pilek. Dan sebagian besar bisa sembuh dengan sendirinya tanpa perlu diobati.

Instagram Baju Menyusui Azzafran

WAREHOUSE & OFFICES

Jln. Ke Warujayeng No 2 Pojok Lampu Merah Baron
Desa Wates
Kecamatan Baron
Kabupaten Nganjuk , Kode Post 6
Jawa Timur – Indonesia
Telp: (0358) 7702-157
Hp | WA. 081217580490 atau 081234228808
Website : http://www.azzafran.com
Email : Azzafranformommy@gmail.com

Google Map

Pengunjung

Flag Counter
error: Content is protected !!