Mengatasi Panas Pada Bayi 5 Bulan

Bagikan Info ini ke temanmu

Mengatasi Panas Pada Bayi 5 Bulan

Tips sederhana mengatasi baby yang demam-Bayiku 5 bulan demam

Bayi yang mengkonsumsi ASI ( air susu ibu )  tentunya akan memiliki daya tahan tubuh yang sangat baik ketimbang bayi dengan SUFOR  (susu formula). Secara saya sangat mendukung pemberian ASI ( air susu ibu )  ya bunda dan ayah .

Tapi ada kalanya meski bayi full ASI ( air susu ibu ) bisa saja tertular influenza entah dari bunda  nya atau ayah nya atau dari saudara yang lain. Walhasil kalo udah gitu, bayi bisa kena pilek batuk , ataupun disertai demam. Kalau udah kaya gitu sedih banget ya rasanya. Saya aja sampek  berdoa semoga saya aja yang dikasi sakit .dan bayi ku dikasi kesehatan…

Bayi  yang  sekarang berusia 5 bulan hiks terkena demam…Pada awalnya terkena  pilek. Biasanya kalau hanya pilek dengan pemberian ASI ( air susu ibu ) , insya Allah berselang  maksimal 3 hari akan sembuh dengan sendirinya. Tetapi tumben…pilek kali ini disertai dengan demam.

Seharusnya bisa antisipasi tidak menjadi panas kalau pas bayiku anget sudah aku kompres dengan air biasa. Harus terlatih ya bunda …Tetapi karena bundanya juga lagi meriang jadi kebablasan dan akhirnya jadi panas. Seharusnya kita khawatir  dengan kondisi2 pada sakit si bayi (akan dibahas di next posting blog).

Panas Pada Bayi 5 Bulan

Panas Pada Bayi 5 Bulan

Yuk ada 3 simpel steps yang bisa ditelatenin untuk mengatasi demam:

Seperti biasa senjata utamaku adalah pemberian ASI ( air susu ibu ) yang lebih sering dari biasanya. Karena saat badan anak sakit ataupun demam lebih baik mendapatkan cairan yang lebih banyak dari ASI ( air susu ibu ). Sama kok kayak orang gede kalo lagi sakit  demam harus banyak  banyak  minum air putih dibandingkan biasanya. Tapi kalo bayi cukup ASI       ( air susu ibu ) ..

Kemudian sering sering bunda  kepala bayi  yang panas dikompres dengan air dingin atau air biasa apabila bayi  rewel dan tampak menolak dikompres dingin. Here’s how…

  • sediakan mangkuk atau wadah berisi air biasa secukupnya tidak perlu terlalu banyak (sebaiknya air matang-secara antisipasi terminum oleh si bayi ).
  • masukkan es batu ke dalam wadah tersebut, paling tidak 4 balok kecil es batu cukup (ingat bunda lebih aman es batu dari air matang yaa…).
  • sediakan alat untuk kompresan seperti waslap dengan bahan handuk yang agak tebal sedikit (biar air kompresan lebih tahan lama, tidak cepat menguap) atau bisa dengan handuk kecil.
  • kemudian masukkan waslap atau handuk tersebut ke air kompresan yang sudah di siap kan .
  • Peras dengan kuat hingga kering (agar air tidak menetes saat mengompres dan baju si bayi gak kena basah bukannya sembuh demam malah masuk angin entar bunda ).
  • Letakkan waslap atau handuk yang sudah diperas kering ke dahi si kecil atau beberapa tempat lainnya yang panas; seperti ketiak, leher depan, dan leher belakang.
  • Bunda tidak perlu buru buru  mengangkat kompresan ny kalo ternyata sisi bagian dalam yang terkena dahi sudah panas bisa dibalik terlebih dahulu sehingga sisi luar menjadi sisi dalam. Begitu terus hingga waslap atau handuk menjadi panas (atau air yang ada di dalamnya sudah menguap semua).
  • Langkah terakhir kalau waslap atau handuknya suda panas segera dicelupkan lagi ke air kompresan seperti langkah 4 dan selanjutnya.

Selain itu, bunda dan ayah  juga harus rajin rajin mengompres bada si bayi .Caranya mudah…

  • Sediakan wadah atau mangkuk yang diisi dengan air hangat (kali ini tidak perlu air matang kok karena untuk badan atau tubuh bayi ).
  • Kompreskan air hangat ini dengan menggunakan tangan bunda atau ayah langsung diletakan ke tubuh si bayi  di utamakan bagian depan terlebih dahulu.
  • Setelah selesai diletakan ke semua tubuh bagian depan langsung dikipas perlahan dengan buku kecil aja cukup jangan terlalu kenceng ya ngipasnya nanti bayi nya kaget kaget lo.
  • setelah semua air di tubuh depan menguap balik bayi nya dan lakukan langkah 3 tersebut. badan si baby akan menjadi lebih adem atau normal kembali…
  • Warning!!! Jangan lakukan hal ini dengan kondisi AC ataupun kipas angin menyala ya entar bayi nya masuk angin atau meriang.

   dengan melakukan 3 tips  di atas secara telaten insya Allah deman si bayi cepat turun. Jangan takut ya bunda dan ayah cara ini aman dan sudah terbukti

Bayi Panas Saat Berumur 5 Bulan

Bayi Panas Saat Berumur 5 Bulan

Cara Mengatasi Demam, batuk dan flu pada anak usia 7 bulan

Batuk pilek, merupakan penyakit yang paling sering menimpa anak, khususnya pada saat cuaca kurang bersahabat, musim dingin atau musim hujan. Memang batuk pilek adalah penyakit yang ringan tetapi bukan untuk disepelekan, karena membuat kenyamanan anak terganggu.
Batuk pilek, pada umumnya sering terjadi pada waktu yang bersamaan dan beriringan. Batuk adalah reflek dari tubuh karena adanya sesuatu yang mengganggu pada saluran pernapasan. Batuk merupakan suatu tanda bahwa ada yang tidak baik pada saluran pernapasan.

Obat batuk pilek pada anak

Berikut ini ada beberapa cara untuk mengobati batuk pilek pada anak antara lain, sbb:

  • Memberikan minum yang lebih banyak dari biasanya untuk mengencerkan lendir di tenggorokan.
  • Istirahat yang cukup
  • Disarankan untuk mengkonsumsi obat yang sesuai dengan gejala yang diderita. Hindari mengkonsumsi obat yang bersifat untuk mengobati banyak gejala seperti batuk,pilek, hidung tersumbat, dan demam dalam satu obat , kecuali semua gejala tersebut dialami oleh anak.
  • Disarankan untuk memberikan obat yang bersifat untuk mengencerkan dahak. Dan hindari obat yang bersifat menekan batuk karena akan menghambat lendir yang akan keluar
  • Hindari memberikan obat bebas tanpa resep dokter untuk anak usia dibawah 2 tahun.
  • Segera berkonsultasi dengan dokter apabila dalam jangka waktu 2 hari setelah mengkonsumsi obat bebas tidak mengamai perbaikan.

Mencegah batuk pilek pada anak

Berikut ini ada beberapa cara untuk mencegah batuk pilek pada anak antara lain,sbb:

  • ASI adalah sumber imunitas yang paling utama untuk anak. Dengan anak yang mendapatkan ASi dari ibunya maka tidak rentan terhadap infeksi.
  • Hindari untuk anak sering mengkonsumsi antibiotik. Pada umumnya sering infeksi yang menyerang anak seperti batuk pilek hanya infeksi yang akan sembuh dengan sendirinya tanpa antibiotic.
  • Meningkatkan pertahanan tubuh pada anak dengan pola makan yang teratur , menkonsumsi susu dan mengkonsumsi vitamin juga.

Kebanyakan batuk pada anak tidak perlu dikhawatirkan. Namun konsultasikan dengan dokter jika anak anda:

  1. Terlihat lesu dan kesakitan
  2. Susah bernapas
  3. Bernapas lebih cepat dari biasanya
  4. Demam tinggi (terutama pada bayi atau keadaan hidung berair; hubungi dokter anak anda jika bayi di bawah usia 3 bulan mengalami demam)
  5. Bayi (usia 3 bulan atau kurang) yang batuk lebih dari beberapa jam
  6. Bunyi keras ketika bernapas setelah batuk
  7. Batuk berdarah
  8. Terdengar suara nyaring ketika menarik napas
  9. Berbunyi ketika menghembuskan napas (kecuali anda telah mengetahui cara mengontrol asma dari dokter anak anda)
  10. Bibir, wajah atau lidah berwarna kebiruan

Berikut ini ada beberapa tips untuk mencegah batuk pilek yang dapat dilakukan dirumah untuk anak antara lain, sbb:

  • Banyak mengkonsumsi air putih untuk mengencerkan dahak.
  • Apabila terjadi saluran nafas yang tersumbat bisa diberi air garam yang steril yang diberikan sebagai tet hidung untuk mengencerkan ingus.
  • Bisa menghirup uap air hangat.
  • Berjemurlah I bawah sinar matahari pagi yang baik untuk kesehatan
    Bisa mengkonsumsi sup sayuran dengan bumbu bawang putih.
  • Kaaren kandungan bahan kimianya bisa berkhasiat untuk antiprotozoa, antimikroba, dan anti virus.
  • Mengonsumsi vitamin C yang dapat melawan penyakit
    Setelah anak tertidur dapat letakan ember berisi air yang mendidih didala ruangan supaya udara tidak kering.
  • Disarankan untuk sering mencuci tangan.

Obat batuk tradisional dan obat pilek alami untuk anak

Berikut ini adalah Cara penanganan batuk dan pilek yang sering terjadi pada anak :

  • Sering menberikan air putih hangat pada anak. Ini bisa membantu dalam pengeluaran dahak saat batuk dengan lebih cepat.
  • Memberikan jus jeruk dicampur dengan sedikit madu sebanyak dua kali sehari, yaitu di waktu pagi saat perut masih kosong dan waktu malam sebelum anak tidur.

Batuk Pilek Anak

  • Bisa dengan menghirup uap air panas yang sudah dicampur dengan beberapa ramuan herbal di waktu pagi dan sore hari selama kurang lebih 10-15 menit atau semampu si anak. Ramuan herbal ini bisa dibuat dengan cara mendidihkan 1 liter air, kemudian dicampur dengan potongan jahe sebesar ibu jari, sejemput cengkeh, satu sendok makan garam dan sedikit mint bila ada. Uap air dari ramuan herbal ini yang akan dimanfaatkan sebagai obat inhalasi yang berguna untuk melonggarkan saluran pernafasan serta mengeluarkan dahak saat batuk dan pilek menyerang.
  • Dapat mengompres dengan air hangat di sekitar muka, kening, hidung dan dada selama kurang lebih 30 menit – 1 jam.
  • Kemudian bisa dipijat pada bagian muka anak, terutama di sekitar kening dan mata dengan baby oil. Dan jangan lupa untuk memijat anak pada bagian punggung belakang dan di sekitar dada dengan minyak hangat.
  • Berikan kepada si anak yang mengalami batuk dan pilek dengan obat batuk yang berasal dari ramuan tradisional. Ramuan ini bisa dibuat sendiri dengan cara mendidihkan empat gelas air, kemudian dicampurkan dengan satu iris jahe, laos dan kayu manis sebesar ibu jari, dua batang serai, semua bahan tadi diiris kecil-kecil, selanjutnya ditambahkan dengan enam lembar daun sirih yang telah dipotong-potong dan sejumput cengkih. Biarkan sisa air dari ramuan tradisional tadi hingga sekitar dua gelas, kemudian berikan pada si anak yang batuk untuk diminum di pagi dan sore hari sebanyak masing-masing 1 gelas yang ditambahkan dengan 2 sendok makan madu.
  • Batuk pilek sering berakibat pada penurunan nafsu makan. Ketika ini terjadi maka berikan saja air madu hangat sesering mungkin dan bisa ditambah dengan jus buah-buahan secukupnya

mengatasi panas pada bayi 10 bulan

ini terjadi saat anak saya 10 bulan demam 3 hari berturut”,,
sebelumnya dia gak pernah demam selama itu,, demamnya pun mencapai 40 derajat,,

ini hal hal  yang saya lakukan ketika anak saya demam,

  1. saya lumuri dengan campuran bawang merah yang sudah ditumbuk dan minyak telon + saya gendong sambil menyusui dan tempelkan badannya di badan saya (Bonding)
  2. masalahnya, anak saya bukan hanya demam, tapi juga pilek jadi dia gk bisa menyusu karna hidungnya mampet,, yang ada dia jejeritan sebel karna mw nyusu tapi gak bisa,, jadi saya sering kasih bawang merah aja,, sambil saya gendong” biar bisa tidur
  3. ternyata, panasnya turun tapi malemnya panas lagi,, itu selama 3 hari berturut”                                   (kata suami saya seperti gejala types). akhirnya malam hari kedua, ketika panasnya mencapai 39 derajat sekitar jam 10 malam, saya udh khawatir bget,, tapi masih berusaha untuk slow,, jadi saya dan suami pergi ke apotik buat cari obat penurun panas,,
  4. sampe rumah, anaknya udah tidur,, jadi paginya aja di kasih minum obat,,, dan akhirnya saya bawa ke alternatif juga yaitu diurut,,
  5. setelah diurut, anak saya langsung turun drastis demamnya,, ternyata kata tukang urutnya, anak saya kecapekan karna memang saya dan suami abis bepergian ke luar kota selama 5 hari. ciri”nya itu badannya demam tapi kaki dan tangan nya dingin.
  6. obat penurun panas tetep saya kasih karna anak saya gak mw bonding sama saya,, mw nya digendong” sama neneknya,,
  7. malam hari ke-3, ternyata tiba” jam 1 malam, anak saya demam lagi, panas bget,, tapi gak rewel,, dia malah ketawa” sambil tidur”an,,, saya gosok” punggungnya biar panasnya agak berkurang, dan saya susuin karna hidungnya udah gak mampet lagi,, akhirnya saya buatin bawang merah lagi,,
  8. besoknya,, alhamdulillah walaupun masih lemes tapi udah gak demam lagi badannya,, tapi muncul merah” di badannya, katanya sih itu karna panas di badannya yang keluar dari tubuh.. huft kasian sekali kalo liat anak demam jadi lemes dan lesu,, tapi msh bisa main” seperti biasa hehe,

ini beberapa hal yang mungkin jadi penyebab demam anak saya di atas:

  • tumbuh gigi
  • flu (batuk pilek)
  • kecapekan

Tips Mengatasi Demam Si Buah hati 1 tahun

Meningkatnya suhu tubuh yang melebihi batas normal sering disebut dengan demam. Normalnya untuk temperatur tubuh sekitar 36 sampai 38 derajat celcius. Demam biasanya akan terjadi pada anak Anda apabila suhu temperatur mencapai:

  • Bila temometer diletakkan pada anus atau rectum temperatur suhunya melebihi 38 derajat celcius.
  • Bila termometer diletakan pada mulut temperatur suhunya melebihi 37,5 derajat celcius.
  • Bila termometer diletakan pada ketiak temperatur suhunya melebihi 37 derajat celcius.

Apa yang menyebabkan terjadinya demam?

Terjadinya demam dikarenakan temperatur tubuh meningkat di atas batas normal yang disebabkan oleh thermostat yang ada dalam tubuh. Letak thermostat ini berada di salah satu bagian otak, disebut juga dengan hipotalamus. Hipotalamus berfungsi mengatur temperatur tubuh serta menjaga temperatur normal dengan cara mengirimkan sinyal ke tubuh.

Hipotalamus terkadang juga akan mengatur temperatur suhu tubuh menjadi lebih tinggi, hal ini dilakukan sebagai respon pada infeksi, penyakit serta penyebab lain. Para peneliti mengatakan, cara tubuh untuk melawan kuman yang dapat menyebabkan infeksi dan membuat kuman merasa tidak nyaman terhadap tubuh adalah dengan peningkatan temperatur tubuh.

Demam bukanlah suatu penyakit, melainkan hanya suatu gejala. Penyebab demam karena adanya kondisi yang terlalu panas, infeksi, imunisasi dan penyebab yang lain.

pt17

Cara mengukur suhu tubuh pada anak.

Untuk mengukur demam dengan menggunakan tangan pada pipi, dahi dan perut bukanlah suatu cara yang baik. Sebaiknya gunakan termometer untuk mengukur peningkatan suhu tubuh, hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa anak Anda terserang demam. Ada banyak jenis termometer yang dapat Anda gunakan, contohnya termometer digital, termometer raksa serta menggunakan termometer timpanik yang dapat diletakan di telinga.

Cara penggunaan termometer raksa:

  1. Pada bayi dan balita

Untuk pengukuran terbaik, letakanlah termometer pada ketiak. Ujung termometer ditaruh di pertengahan ketiak lalu gunakan satu tangan untuk memegang serta tangan yang gunakan untuk menahan lengan bayi supaya tidak terbuka. Tiga hingga empat menit tahan termometer.

  1. Pada usia lima tahun keatas

Gunakanlah termometer untuk mengetahui hasil yang terbaik, letakanlah termometer pada mulut. Jangan ukur suhu tubuh bila anak baru makan sesuatu yang panas atau dingin, tunggu kurang lebih 10 menit. Termometer ditaruh di bawah lidah dan baringkan anak Anda terlebih dahulu, beritahukan juga pada anak Anda untuk menutup mulutnya tapi tidak menggigitnya. Selama dua sampai tiga menit tahan termometer di dalam mulut.

Anak Anda sebaiknya dimandikan atau tidak pada saat demam?

Cara yang terbaik untuk menurunkan panas anak dapat menggunakan busa atau lap basah untuk memandikan, cara ini dilakukan bila anak muntah dan kesulitan untuk meminum obat penurun panas. Terkadang anak akan merasa nyaman karena meminum obat penurun panas dan mandi. Untuk memandikan anak Anda sebaiknya gunakan air hangat, gunakan juga busa khusus atau lap mandi untuk mengelap anak Anda.

Penanganan demam pada anak

Tanpa obat:

  • Anak Anda kemungkinan tidak memerlukan obat penurun panas bila anak tetap melakukan aktivitas makan, minun dan bermain seperti biasanya.
  • Untuk melepaskan panas pada tubuhnya sebaiknya pakaikan baju tipis atau hanya menggunakan celana dalam saja supaya panas keluar dari kulitnya.
  • Gunakanlah air hangat untuk mengompres bagian-bagian tubuh seperti leher, dahi, dada. Ketika sudah setengah kering angkat kompres, jangan sampai kompres mengering pada badan anak. Anda bisa melakukannya berulang-ulang dengan mencelupkan kembali di air hangat.
  • Untuk mengompres anak jangan menggunakan alkohol, kehilangan panas dapat terjadi terlalu cepat jika Anda menggunakan alkohol sehingga dapat menyebabkan keracunan alkohol atau intoksikasi.
  • Apabila anak mengalami kedinginan atau menggigil gunakan selimut tipis untuk menyelimuti.
  • Istirahat perlu diberikan pada anak karena aktivitas dapat meningkatkan demam.
  • Cairan ekstra seperti air, jus, dan susu perlu diberikan. Bila anak menolak untuk minum sebaiknya berikan apapun yang berupa cairan yang diinginkan anak.

Dengan obat:

  • Supaya anak merasa lebih baik berikanlah obat.
  • Setiap 4 jam sekali atau 6 hari sekali berikanlah parasetamol.
  • Ikuti petunjuk serta baca labelnya yang ada disesuaikan dengan umur dan berat badan anak.
  • Sebelum memberikan Ibuprofen sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.
  • Untuk anak di bawah 16 tahun jangan berikan aspirin karena dapat menimbulkan penyakit yang serius seperti sindrom reyeâ??s, serta dapat berakibat pada rusaknya hati dan otak.

Kapan waktu yang tepat untuk ke dokter?

  • Bila usia bayi Anda di bawah tiga bulan mengalami demam tinggi melebihi 38 derajat celcius sebaiknya segera menghubungi dokter.
  • Bila usia anak Anda antara usia tiga bulan sampai tiga tahun mengalami demam yang mencapai suhu 39 derajat celcius bahkan lebih, sebaiknya Anda periksakan ke dokter.
  • Segeralah hubungi dokter apabila anak Anda mengalami sakit kepala, nafsu makan hilang, nyeri perut, muntah, menangis berlebihan, sulit bernapas, telinga nyeri, nyeri pada tenggorokan.

Biasanya demam yang biasa tidak melebihi tiga hari. Bila setelah tiga hari temperatur anak tidak turun dan semua tindakan yang ada di atas sudah dilakukan, maka Anda perlu secepatnya menghubungi dokter.

Instagram Baju Menyusui Azzafran

WAREHOUSE & OFFICES

Jln. Ke Warujayeng No 2 Pojok Lampu Merah Baron
Desa Wates
Kecamatan Baron
Kabupaten Nganjuk , Kode Post 6
Jawa Timur – Indonesia
Telp: (0358) 7702-157
Hp | WA. 081217580490 atau 081234228808
Website : http://www.azzafran.com
Email : Azzafranformommy@gmail.com

Google Map

Pengunjung

Flag Counter
error: Content is protected !!